Lama saya tidak ikut merusuh di Politikana. Sejak beberapa saat lalu merasa agak tidak nyaman dan menemukan tempat lain yang lebih nyaman untuk merusuh. Ternyata dari beberapa artikel belakangan ini yang isinya membahas topik yang itu-itu lagi, dan tokoh yang itu-itu juga, suasana terasa semakin tidak nyaman.
Mimbar Politikana yang dibuka oleh pengurusnya demi kebebasan berekspresi dan pembelajaran politik. Ternyata kebebasan ini dimanfaatkan sepenuhnya bahkan oleh pihak-pihak yang anti demokrasi, anti kebebasan berpendapat, dan masih tidak percaya bahwa bumi mengelilingi matahari karena tidak ada dalilnya.
Saya merasa tidak nyaman, bahkan malu untuk berdebat dengan orang yang masih meragukan apa yang sudah tidak diperdebatkan lagi ratusan tahun lalu. Tapi kadang saya masih ingin mampir ke sini untuk membaca artikel-artikel yang masih waras.
Menghindari artikel ajaib gampang, karena dari judul dan pengarangnya sering sudah terlihat yang mana yang perlu atau tidak untuk dibaca (call me prejudiced, I don’t care, I want a peace of mind). Tapi untuk menghindari komentar yang aneh, tidak baik untuk kesehatan jiwa kalau dibaca, direnungkan apalagi diperdebatkan ? Agak sulit.
Pernah dengar greasemonkey ? Add ons firefox yang memungkinkan orang untuk mengubah tampilan situs dari sisi klien/browser. Apa yang ada di situs tidak berubah, tapi add-on ini memungkinkan preprocessing, filtering dan perubahan layout dari situs yang akan anda baca.
Akhirnya setelah melihat-lihat sekilas tutorial dan contoh script di userscript.org, saya iseng menulis sekitar 20 baris script sederhana untuk melindungi kenyamanan saya membaca Politikana dari komentar orang yang menurut saya mengganggu. Scriptnya ada di sini. Setelah anda menginstall add ons greasemonkey, anda bisa menginstall script itu.
Silahkan di coba, kalau ada yang familiar coding dengan javascript/greasemonkey tolong bantu untuk memperbaiki script itu. Karena sekarang ini setiap ada tambahan tokoh baru yang mengganggu, saya harus menambahkan link profil politikana ke tokoh tersebut dalam script tadi.
Barangkali bisa membantu anda. Politikana tidak berhak untuk mengekang kebebasan berpendapat, tapi user, saya dan anda berhak untuk memilih, mana yang akan kita lihat dan mana yang akan kita abaikan.
duh! si mbah ini…seperti biasa default nya : riwil *hihi..ngumpet ah!*
asik juga nih penemuan terbarunya mbah, bisa aku terapin di ‘adeknya P’. Author-nya yg kita saring, berarti komen2nya (bukan artikel) juga ga bs kita baca, gth? *mulai kumat gapteknya*
Posted by aubreyade | December 3, 2009, 2:51 pmBener sekali, ini bisa diterapkan juga di semua keluarga politikana, cuman mesti saya modifikasi sedikit. Gampang sih sebenernya, semua yang ada politikana.com nya disitu tinggal diganti dengan ngerumpi.com
Kayanya saya tau siapa yang akan di blacklist sama mbak aubrey, ha..ha..ha..
Posted by wongiseng | December 3, 2009, 2:56 pmmbah…besok ajarin ya **ngabur**
Posted by aubreyade | December 3, 2009, 2:59 pmsimbah memang mantab! saya ndak kuat debat mbah, makanya sampe sekarang ndak mau ndaptar di situ
Posted by mas stein | December 11, 2009, 4:23 amLah ini kok masih pada ke sini
udah pindah euy, pindah ke http://wongiseng.com
Posted by wongiseng | December 11, 2009, 2:19 pm